Mon. Sep 16th, 2019
Heboh Cerita Horor KKN di Desa Penari Viral

Heboh Cerita Horor KKN di Desa Penari Viral

Heboh Cerita Horor ‘KKN di Desa Penari ‘ Viral di Medsos

Saat ini dunia Medsos sedang dihebohkan oleh cerita horor ‘KKN di Desa Penari’. Cerita yang berakhir tragedi konon merupakan kisah nyata

Saat ini dunia Medsos sedang heboh oleh cerita horor ‘KKN di Desa Penari’. Cerita yang berakhir tragedi konon merupakan kisah nyata yang dialami para mahasiswa yang sedang menjalankan Kuliah kerja nyata (KKN).

Enam mahasiswa ini adalah Nur, Ayu, Widya, Anton, Bima, dan Wahyu. Mereka melakukan KKN di daerah di Jawa Timur yang disebut dengan inisial B. Dalam KKN ini, Wahyu berpasangan dengan Widya, Ayu dengan Bima, dan Nur berpasangan dengan Anton.

Kejanggalan

Nur mulai merasa ada yang janggal sejak pertama kali datang di desa tersebut. Seperti saat Nur mendengar bunyi gamelan di hutan, lalu melihat penari bahkan sampai diikuti genderuwo.

Nur lalu mencari jawaban kenapa ia diikuti genderuwo. Menurut tetua desa itu, nur memiliki kemampuang melihat makhluk gaib. Selain itu ia juga ada jin yang melindunginya, berupa nenek tua.

Banyak hal aneh terjadi, bahkan berakhir tragis. Apalagi setelah Bima dan Ayu melakukan perzinaan. Bima sebenarnya memiliki hati pada Widya, namun akhirnya terlibat dalam cinta segitiga dengan Ayu.

Untuk mendapatkan Widya, Bima menggunakan pelet berupa gelang dari makhluk gaib yang wujudunya penari cantik yang berada di lereng petilasan. Ayu yang memendam cinta terhadap Bima juga menyimpan selendang warna hijau, agar Bima jatuh hati padanya.

Suatu hari Bima dan Widya tiba-tiba hilang, dan Ayu tak sadarkan diri. Pak Prabu, yang memberikan ijin KKN untuk para mahasiwa ini, menyesal. Nur menceritakan pada Pak Prabu kejadian Bima dan Ayu. Menurut Pak Prabu, mereka lancang telah memilih tempat untuk program KKN, di lereng yang keramat.

Menurut Pak Prabu di samping lereng tersebut, ada tempat yang digunakan penduduk desa untuk pertunjukan tari. Tujuannya untuk menghindari bencana terhadap desa. Para penari yang masih perawan, nantinya akan dijadikan tumbal bagi jin hutan.

Pak Prabu berpendapat, Ayu sebenarnya hanya perantara saja ke Widya melalui Bima. Namun Ayu gagal menjalankan tugas, sehingga Ayu diberi selendang hijau para penari sebagai jalan pintas.

Akhirnya Widya dan Bima ditemukan berkat bantuan tetua desa, Mbah Buyut. Meski demikian nyawa Bima tidak tertolong, dan Ayu akhirnya meninggal dalam perjalanan keluar Pulau Jawa untuk penyembuhan

Program KKN para mahasiswa ini pun dicoret.

Baca Klarifikasi dari penulisnya: Klarifikasi kisah KKN di Desa Penari Jawa Timur

Sumber

Leave a Reply

Categories

%d bloggers like this: