5 Cara Bijak Berbelanja Setelah Gajian

5 Cara Bijak Berbelanja Setelah Gajian

5 Cara Bijak Berbelanja Setelah Gajian

Gajian hanya mengalir seperti air? Begitu memasuki minggu pertama gajian, uang sudah lenyap, cuma numpang lewat.

Gajian hanya mengalir seperti air? Begitu memasuki minggu pertama gajian, uang sudah lenyap, cuma numpang lewat. Coba ingat-ingat lagi, apakah Anda sudah membeli begitu banyak barang yang berlabel “SALE” sekalipun Anda tak membutuhkannya?

Coba cara-cara berikut, supaya Anda tetap bijak berbelanja:

Ajak Teman Belanja

Saat berbelanja, ada baiknya mengajak teman. Tapi, harus hati-hati juga dalam memilih teman belanja. Jumlah pengeluaran Anda biasanya berkaitan dengan standar teman yang Anda ajak shopping bareng. Bila mereka terbiasa membelanjakan uang untuk ngeborong diskon, maka Anda bisa ikut-ikutan ngeborong, padahal Anda sama sekali gak membutuhkan barang-barang tersebut. Oleh karenanya pilihlah teman belanja yang tepat. 

Waspada Pada Label “Gratis”

Siapa sih, yang tidak tertarik pada label “Beli 1 Gratis 1”? Nah, agar tidak terjebak, perhatikanlah baik-baik label ini. Produk botol sirup seharga Rp20.000 bisa saja menggratiskan satu botol untuk setiap pembelian satu botol. Namun, di rak lain, sebetulnya ada produk sirup lain yang memberikan diskon 20% untuk sirup dari harga Rp12.000. Bila mau lebih teliti, Anda akan melewatkan sirup yang lebih murah dibandingkan sirup yang “gratisan”.

Jangan Belanja Saat Terburu-buru

Anda mungkin saja menggunakan waktu di sela kesibukan untuk berbelanja, misalnya di jam istirahat kantor atau sebelum menjemput anak sekolah. Sebaiknya pertimbangkan berapa lama waktu yang Anda punya untuk berbelanja. Ketika Anda belanja terburu-buru, Anda jadi cenderung memilih semua barang hanya berdasar label “sale” dan kurang memperhatikan harga dan fungsi.

Belanja Online

Orang bilang belanja online malah bikin gelap mata. Sebetulnya untuk belanja dengan cara apapun, termasuk belanja online, memang dibutuhkan komitmen budget. Kelebihan berbelanja online adalah Anda dapat membandingkan berbagai harga dan diskon serta ongkos kirim dari berbagai penjual. Anda juga bisa membaca ulasan pendapat dari para pembeli sebelumnya. Tapi tetap harus punya kontrol diri.

Gunakan Kotak Pencarian

Ahli mengungkapkan bahwa seseorang yang menggunakan kotak pencarian dengan kata kunci yang lebih detail saat melakukan pencarian di situs belanja online lebih cenderung membeli sesuai dengan anggaran yang diterapkan di awal dibandingkan mereka yang tidak. So, sebelum memutuskan order di situs belanja online, lebih baik search dulu sebanyak-banyaknya.

Kata “SALE” yang terpajang di berbagai etalase toko, baik di mal maupun di situs-situs belanja online memang selalu menggoda. Tak jarang ini berujung pada anggaran yang membengkak. Saat melihat sebuah baju bagus dengan keterangan diskon, Anda bisa saja berpikir “Wah, mumpung diskon, nih. Kalau nggak beli sekarang, nanti sudah nggak ada lagi.” Alhasil, baju tersebut pun masuk ke keranjang belanjaan Anda. Padahal, saat berangkat dari rumah, Anda hanya mau membeli gula dan minyak goreng.

Kita bisa simpulkan, hal ini sebagai aji mumpung. Mumpung ada diskon, mumpung murah, mumpung baru gajian, mumpung nemu yang cocok. Agar tak termakan prinsip aji mumpung sale hingga anggaran membengkak, sebaiknya Anda bijak membelanjakan uang gajian Anda.

Leave a Reply

%d bloggers like this: